Home   •   Informasi Buku 1

Info Buku Autisme 1

 

Judul : Menjadi Orang Tua Istimewa, Panduan Praktis Mendidik Anak Autis
Penulis : DR. Adriana S. Ginanjar
Penerbit: Dian Rakyat
---------------------------------------------

Akhirnya Dr. Adriana menuangkan semua ilmu dan tipsnya yang didapat dari pengalaman maupun hasil observasinya dalam sebuah buku. Tidak ada yang ketinggalan, dari masalah bagaimana menanggulangi stress waktu pertama tahu anak didiagnosa autis, info tentang autisme, menangani masalah umum anak ASD seperti masalah sensori, prilaku, komunikasi, sampai cara mengembangkan potensi dan bakat yang ada. Benar-benar dikemas secara runut, lengkap dan tuntasss..... dengan bahasa ilmiah tapi mudah dimengerti. (LM)

Berikut komentar lain dari yang pernah berkecimpung di dunia anak berkebutuhan khusus:

1. Dra. Dharmayati Utoyo Lubis, M.A.,Ph.D. (Dekan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia)

Akhirnya terbit juga buku panduan yang praktis dan tepat guna bagi orangtua anak autis. Penulis buku ini adalah seorang Psikolog Klinis yang memang pakar dalam spektrum autisme dan seorang family therapist. Ia tak hanya bicara pada tataran teori tapi juga berdasarkan pengalaman pribadi.

Buku ini ditulis dengan gaya menarik karena penuh cuplikan "sharing" para orangtua sehingga yang membaca akan merasa ia tidak sendirian sebagai orangtua anak autis. Ia dapat menjadi orangtua istimewa dari anak yang istimewa pula. Cara pandang ini sejalan dengan pendekatan mutakhir di bidang psikologi yaitu Psikologi Positif yang melihat dan mengembangkan potensi-potensi positif manusia.

2. Ibu Sri Purwita Mintarti/Ninong (Koordinator Guru Spesial Education, Sekolah Cita Buana)

Buku ini meng-cover masalah krusial yang dialami oleh anak autis beserta keluarganya. Yang membedakan buku ini dari buku panduan autis lainnya adalah tak hanya panduan dan tips praktis bagaimana menangani anak autis, Ibu Adriana juga secara jujur mengemukakan suka duka dan perjuangan yang dilalui oleh para orang tua yang menjadikan orang tua anak spesial ini sangat SPESIAL. Sangat menyentuh hati!

Buku ini patut dibaca oleh para orang tua spesial, terapis, guru special education, dokter, psikolog dan para pemerhati anak berkebutuhan khusus.

3. Ibu Leny Marijani (Pengelola situs & milis Autisme Puterakembara)

Akhirnya beliau mau juga menuangkan semua ilmu dan tips yang didapat dari pengalaman maupun hasil observasi selaku Doktor dalam sebuah buku. Tidak ada yang ketinggalan pokoknya, dari masalah bagaimana menanggulangi stress waktu pertama tahu anak didiagnosa autis, info tentang autisme, menangani masalah umum anak ASD seperti masalah sensori, prilaku, komunikasi, sampai bagaimana mengembangkan potensi dan bakat yang ada.

Benar-benar dikemas secara runut, lengkap dan tuntasss....dengan bahasa ilmiah tapi mudah dimengerti.

 

 

Judul : Warna-warni kehidupan, ketika anak autistik berkembang remaja
Penulis : Dra. Dyah Puspita
Penerbit: Yayasan Autisma Indonesia
---------------------------------------------

Buku ini tidak saja bermanfaat untuk orangtua/orang2 di lingkungan Autistik remaja, tapi juga buat orangtua yang anaknya menginjak remaja/dewasa (BAB II, III). Tentang pentingnya kesadaran lingkungan akan proses pertumbuhan anak-anak dan perubahan perlakuan yang mesti diterapkan orangtuanya sehingga cara pandang diri mereka akan mengikuti cara pandang orangtua terhadap anak. Bahwa depresi adalah bagian dari proses yang dialami remaja pada umumnya, termasuk penyandang autistik. Sikap mereka yang uring-uringan bisa saja bersumber dari depresi ini, bukan issue "tantrum" seperti saat mereka anak-anak. Kesadaran akan hal ini membuat pembaca melebarkan kemungkinan pendekatan apabila mendapati situasi ini.

"Ide" tentang seksualitas dan bagaimana penulis melakukan break down materi terstruktur untuk DIIAJARKAN sungguh suatu hal yang CEMERLANG untuk membuat anak terlatih/tahu bagaimana mengendalikan nafsu yang merupakan karunia Allah serta bagaimana mengolah karunia itu sehingga perilakunya bisa diterima oleh masyarakat. Hal ini menjadi "ilham" bagaimana orangtua memperkenalkan "seksualitas" pada anak-anak remaja lain yang neuro typical.

Dalam buku ini bertebaran contoh-contoh kejadian nyata yg dikumpulkan dari bukan saja ananda Ikhsan, namun pengalaman penulis selama menjadi aktifis "gerakan peduli autis" yang merambah Indonesia, untuk menguatkan pendapat penulis akan suatu hal.

Kelebihan dibandingkan bahasan buku lainnya adalah memberikan gambaran yang nyata dan detail contoh-contoh dari seorang anak yang menginjak remaja, dari sisi pendekatan, pemahaman, dan psikologis anak serta tips bagaimana menyikapi tekanan-tekanan yang selain bersumber dari kesenjangan antara ekspektasi dan kenyataan, juga lingkungan sekitar (BAB I, BAB 7, BAB 8, BAB 9, BAB 10)

BAB 4,5,6 adalah cara pandang/pendekatan penulis untuk mengembangkan potensi anak-anak autistic remaja, melihat peluang serta mensederhanakan materi ajar... (yg gak penting2 macam akar kwadrat gak usah la yau)

Buku ini inspiring, juga sarat akan tips and tricks..., sehingga membuat saya punya rencana untuk menyambut anak2 saya menuju dunia remajanya.

Diluar semua itu, penulisnya, mbakyu Ita adalah manusia luar biasa dengan semua keterbatasannya sebagai manusia.... We need her, as much as she need us as a friend....she said.

Komentator (ditulis oleh):
Lukie Damayanti (rekan milis)
Ibu dari Ismail, Rafii, Rizqi


 

Judul : Sepotong Cinta Di Dalam Hati
Penulis : Dwinu Panduprakarsa
Penerbit: Gema Insani
-------------------------------

Buku ini adalah curahan hati dari Ayah seorang anak penyandang Autis bernama Tita.
Pengalaman sekaligus perjuangannya dalam membesarkan Tita yang spesial.
Begitu dalam dan tulus cintanya pada Tita dan keluarga.

Tidak usah saya ceritakan panjang-panjang. Ini saya cantumkan endorsement di belakang cover buku.

Sejarah dan pengalaman adalah guru kehidupan, historia vitae magistra. Dan buku ini ditulis berdasarkan pengalaman seorang ayah yang menyelami dunia autis. Ditulis dengan bahasa hati yang dilengkapi informasi yang mahal harganya. Membaca buku ini kita dibekali cara memanusiakan para autis. Inilah buku langka yang mesti dibaca siapa saja.
(Habiburrahman El Shirazy, Penulis Novel Ayat-ayat Cinta)

Berkesempatan menjalani peran sebagai Ayah adalah sebuah anugerah besar. Di buku ini, seorang Dwinu telah membagikan seluruh keping perasaan yang ia jaring di sepanjang perjalanan itu. Seluruhnya begitu mengharu biru. Anda mungkin baru tahu ternyata masih ada kisah pergulatan cinta seorang Ayah untuk putri tercinta dengan keunikan yang diberikan Sang Pencipta.
(Haikal Hira Habibillah, Penulis, Ayah dari 2 orang anak)

Sebelum membaca buku ini, saya telah menyiapkan sekotak tisu untuk menemani. Dan betul saja, baru halaman pertama, pandangan mata saya sudah kabur dengan air mata. Yang lebih mengharukan, inilah pengalaman seorang ayah yang kebanyakan tak peduli dengan keistimewaan buah hatinya. Mungkin karena ketegaran tak menyisakan ruang untuk kata sedih dan air mata. Namun inilah sisi lain seorang ayah yang merelakan segala perasaan dan air mata dalam mendampingi buah hatinya yang istimewa.
(dr. Sholichah Kusuma, Dokter dan Pemerhati Autisme)

Dan ini komentar dari Pembaca yang udah beli bukunya:
---------------------------------------------------------------

So far, bukunya bagus banget... secara gamblang sang Bapak menjelaskan dengan begitu "melankolis". Betapa beliau sangat sayang pada anak-anaknya. Perjuangannya mendapatkan Tita, Perjuangannya mencari tahu apa yang menyebabkan anaknya "terlambat" perkembangannya dan kisah2 lain yang menyertai perjalanan hidup Seorang ayah yang sangat berdedikasi pada anak dan keluarga, membuat saya salut pada Bapak satu ini. Yang namanya perselisihan dengan istri, juga tak lepas dari kehidupan Pak Dwinu, bahkan beliau juga hampir sempat "berpisah" dengan "kekasih hatinya" namun akal sehat membuat beliau yang memang sangat berhati mulia ini kembali menyesali apa yang sempat terbetik dalam pikiran beliau ini, dan membuat Bahtera rumah tangganya berlayar kembali....
(Mieke Randa, ibu dari 3 orang anak bernama Aurel, Andre and Hiroshi)

 

child with special need

Judul asli : The Child with Special Needs
Judul versi Indonesia: Anak Berkebutuhan Khusus
Penulis : Stanley I. Greenspan, M.D.; Serena Wieder, PH.D. with Robin Simons
Penerjemah : Yayasan AyoMain
Penyunting : Dra. Fridiawati Sulungbudi
--------------------------------------------------------------

Buku ini menawarkan pendekatan DIR - floortime yang populer atas berbagai masalah perkembangan anak, termasuk Autistic Spectrum Disorder/ASD/PDD, Attention Deficit Disorder/ADD, Down syndrome, cerebral palsy, gangguan bicara dan bahasa serta keterlambatan perkembangan lainnya.

Berdasarkan dua dekade praktek dan riset asli dalam berbagai masalah perkembangan, buku ini merupakan hasil kerja yang sangat penting untuk membantu orang tua dan para profesional untuk mendobrak label diagnosa – yaitu bekerja hanya berdasarkan sekumpulan gagasan mengenai diagnosa tersebut. Kita diajak untuk mengamati dan memahami profil unik setiap anak; kekuatan, kapasitas perkembangan dan masalah unik setiap anak di dalam setiap tonggak penting perkembangan yang berlandaskan emosional dan intelektual.

Wawasan-wawasan baru para penulisnya mengenai perkembangan manusia dan pembelajaran, membuat mereka mampu menciptakan pendekatan langkah demi langkah untuk memprakarsai dan menyokong penguasaan atas tonggak-tonggak perkembangan tersebut. Floortime merupakan suatu pendekatan interaktif yang berlandasarkan kekuatan relasi dan struktur keluarga, menjadi jalan masuk ke dalam dunia anak untuk kemudian membantu membimbingnya melewati setiap tahapan perkembangannya secara lebih optimal. Buku ini dilengkapi banyak sekali contoh dan uraian yang menarik dan jelas.

Beberapa hal pokok yang membedakan pendekatan DIR dibandingkan pendekatan lainnya adalah:

Pertama,
pandangan bahwa setiap anak tidak memiliki potensi yang tetap dan terbatas baik secara emosional maupun intelektual. Bila kita bisa membantunya secara tepat, maka ia akan berkembang mencapai optimalisasinya.

Kedua,
pendekatan yang mengutamakan BERMAIN, sebagai suatu relasi interaktif yang melibatkan pertukaran afektif/emosional akan memberikan landasan yang kuat bagi keterampilan bahasa, kognisi, maupun keterampilan sosial dan emosional.

Ketiga,
pendekatannya memberdayakan seluruh keluarga untuk membantu perkembangan anak sepanjang hari & setiap hari. Pendekatan ini juga memberikan landasan bagi upaya para profesional seperti terapis wicara, terapis okupasi, pendidik khusus, psikolog, dll untuk bekerja bersama keluarga anak berkebutuhan khusus.

 

tak lepas menatap jendela

 

Judul buku: TAK LEPAS MENATAP JENDELA
Membuka Hati dan Jiwa Anak Bermasalah
Pengarang: Patricia Stacey
Penerjemah: Abdullah Ali
Penyunting: Andi Yuniarto & Sigit Haryoto
Editor Pendamping: M.S. Nasrulloh
---------------------------------------------------------------------------
Judul Aslinya ialah: "The Boy Who Love Windows: Opening the Heart and Mind of a Child Threatened with Autism".
---------------------------------------------------------------------------
Di bawah ini adalah penjelasan yang dikutip selengkapnya dari cover belakang buku terjemahannya.

Pada 1997, Patricia Stacey, penulis buku ini, bersama suaminya, Cliff, mengetahui bahwa anak laki-laki mereka yang berumur enam bulan, Walker, mungkin tidak akan pernah bisa berjalan atau berbicara, atau bahkan mungkin tak akan mampu mendengar atau melihat. Tidak mau dan tidak sudi menerima diagnosis menyeramkan ini, Patricia dan Cliff pun memulai "petualangan" lima tahun yang mengantar mereka berdua pada dunia kedokteran alternatif, riset terbaru tentang otak, dan pemahaman baru dan inovatif tentang autisme. Akhirnya, petualangan mereka berujung pada Stanley Greenspan, seorang psikiater pelopor dalam perkembangan anak-anak, yang membantu mereka menyelamatkan masa depan Walker dan membuatnya menjalin kembali hubungan dengan dunia ini.
Buku ini bukan hanya sebuah kisah yang mengharukan dan membangkitkan inspirasi bagi para orang-tua dan mereka yang menaruh perhatian dan kepedulian pada anak-anak pengidap autisme dengan berbagai kebutuhan khusus lainnya, melainkan juga sebuah karya awal yang amat mengagumkan. Buku ini akan memikat siapa saja yang peduli pada kehidupan anak-anak dan kasih-sayang keluarga yang mengutamakan mereka dalam menghadapi dan mengatasi berbagai rintangan dan hambatan besar.

-------------------------
Di bagian bawah halaman cover belakang itu, di bawah penjelasan tersebut di atas, tercantum pula tulisan berisi komentar dari dua orang tokoh di bidang autisme:

"Buku yang ditulis dengan indah ini adalah penuturan seorang penulis berbakat tentang berbagai usahanya mencari bantuan untuk anak laki-lakinya. Seperti saya, Anda akan terpesona oleh pencarian dan petualangannnya yang tidak kenal lelah dan juga oleh hasil-hasil luar biasa yang dicapainya. Anda benar-benar akan menikmati buku ini."
(Bernard Rimland, Ph.D., Direktur Institut Riset Autisme)

"Buku yang ditulis dengan sangat bagus ini menyuguhkan segenap wawasan dan berbagai metode sangat berharga dalam membantu anak-anak yang mengidap autisme untuk berkembang. Mereka yang terjun langsung dalam, dan bergelut dengan, anak-anak mestilah membaca buku ini."
(Temple Grandin, penulis Thinking in Pictures)

 

namaku donna

 

Judul: NamaKu Donna, Melepaskan Diri dari Belenggu Autisme
Penulis: Donna Williams
----------------------------------------------------

Buku ini ditulis oleh Donna Williams, seorang penyandang autis. Kalau para pembaca pernah membaca buku "Dunia di Balik Kaca", maka pasti sudah tahu siapa Donna. Dilihat dari alur ceritanya, buku ini boleh dibilang sebagai kelanjutan kisah Donna dalam buku "Dunia di Balik Kaca".

Sebagai seorang autistik, Donna ternyata mampu mempunyai empati yaitu saat menjadi asisten pengajar di sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Pekerjaan itu juga membuat Donna makin mengenal dirinya sendiri, untuk kemudian bangkit secara luar biasa meski tetap dengan susah payah dalam menyelesaikan pendidikannya, sekaligus menjalani terapi psikiatrik. Perjuangan dan tekad bulatnya untuk menjadi Donna Williams seutuhnya dan bukan Carol si burung beo atau Willie si monyet pintar.

Dalam buku ini diceritakan bagaimana Donna meruntuhkan tembok-tembok kaca yang selama ini mengurungnya. Bagaimana dia menghadapi dunia luar. Bagaimana dia menyusun kembali puing-puing kehidupannya, setelah dia berhasil menang dalam memerangi masalah autisme itu sendiri.

 

dinding-kaca

 

Judul: Dinding-Dinding Kaca: Memahami Orang-Orang Autistik
Penulis: Howard Buten Ph.D.

Judul Asli : Through the Glass Wall : A Therapist's Lifelong Journey to Reach the Children of Autism
----------------------------------------------------

Penulis buku ini, Howard Buten adalah juga seorang psikolog yang berhasil merasakan bagaimana menjadi seorang anak autistik. Bekerja menangani anak-anak autistik selama tiga dasawarsa, membuat penulis dapat meniru semua gerak tubuh pasien autistik Dengan memahami dan ber-empati sepenuhnya kepada anak-anak spesial, dia bisa menarik perhatian mereka. Rasa memahami ini juga menjadi jalan untuk menembus "dinding kaca" yang memisahkan para penyandang autisme dengan orang kebanyakan.

Buten berusaha untuk menemukan definisi dan deskripsi yang tepat mengenai autisme. Buten pun berusaha menemukan cara untuk membuat para penyandang autisme itu menjadi "hidup" dan membuat mereka menjadi lebih baik.

Dalam bukunya ini, Buten benar-benar menampilkan terapi untuk anak autis dari sisi yang berbeda yaitu menggunakan pendekatan "empati" dan "memahami". Buku ini dipenuhi oleh konsep-konsep Teoritis dari Psikologi (khususnya pendekatan Gestalt dan Psikoanalitik).

 

 

untukmu-segalanya

Judul: Untukmu Segalanya
Penulis: Karyn Seroussi

Judul Asli : Unraveling the Mystery of Autism and Pervasive Developmental Disorder
----------------------------------------------------

Buku ini mengisahkan perjuangan seorang ibu dalam mengungkap misteri autisme dan gangguan perkembangan Pervasif. Karyn Seroussi nama ibu sekaligus penulis buku ini.

Ketika anaknya didiagnosis autis saat umur 19 bulan, Karyn Seroussi bertekad melakukan apa pun agar putranya itu dapat berfungsi sebagaimana anak-anak pada umumnya. Selain menerapkan terapi wicara dan terapi perilaku pada Miles, putranya, Seroussi juga memberikan sebagian besar energi dan waktunya untuk melakukan riset, mencari pendekatan alternatif.

Mengadakan berbagai riset masalah kesehatan, membentuk jaringan komunikasi dan konsultasi dengan para orangtua anak autistik, juga searching di Internet, Karyn dan suaminya yang ahli kimia menemukan bahwa gangguan yang dialami Miles berpangkal dari kerusakan sistem kekebalan tubuh yang muncul setelah vaksinasi. Akibatnya, sistem pencernaan Miles tidak dapat mencerna sejumlah protein tertentu, dan ini menyebabkan perkembangan otak yang tidak normal. Mereka pun yakin ada diet akan dapat memperbaiki sistem pencernaan yang rusak itu. Karyn dan suaminya bekerja keras menerapkan program diet untuk Miles di rumah, sementara sang suami menguji teori mereka di laboratorium tempatnya bekerja.

Buku ini benar-benar mengungkapkan bagaimana perjuangan dan kegigihan seorang ibu melawan berbagai tantangan demi mengupayakan kesembuhan putranya. Buku ini juga memuat tanya jawab seputar autisme, sumber-sumber dan resep makanan bebas gluten dan kasein, serta berbagai bacaan dan organisasi yang bisa dirujuk oleh mereka yang bergelut dengan penyandang autisme dan gangguan perkembangan pervasif.

 

 

asd-chantal

Judul: Autism Spectrum Disorders: The Complete Guide to Understanding Autism, Asperger's Syndrome, Pervasive Developmental Disorder, and Other ASDs
Penulis: Chantal Sicile-Kira
-----------------------------------------------------------------------------

Penulis buku ini, Chantal Sicile-Kira mempunyai tujuan untuk membantu orang tua anak penyandang Autis agar tidak banyak waktu berharga yang terbuang percuma karena kebingungan. Segala pengalaman dan apa yang telah dipelajarinya selama hampir 20 tahun telah dituangkan dalam bukunya ini. Chantal sendiri mempunyai seorang anak Autis dan telah mengalami sendiri bagaimana sulitnya menyelami masalah autistik itu sendiri.

Sebagai orang tua dan professional dalam menangani anak-anak autis, Chantal membuat buku ini untuk dijadikan sebagai suatu guide line bagi orang tua dalam menangani kondisi autis dilihat dari segala aspek, termasuk juga Asperger's Syndrome dan PDD, seperti misalnya:

- Apa yang dapat menyebabkan ASD
- Bagaimana mencari diagnosis yang benar
- Penanganan dari segi psikologi, sensory, dan biomedical treatment
- Bagaimana dukungan dari seluruh anggota keluarga akan sangat membantu
- Program pendidikan
- Keadaaan dalam kehidupan dan pekerjaan bagi penyandang Autis dewasa
- Autism Treatment Evaluation Checklist (ATEC)

Karena begitu detailnya Chantile menjelaskan semua point-point di atas, maka tidak berlebihan kalau buku ini dapat menjadi suatu pedoman pertama bagi orang tua yang anaknya baru didiagnosis autis.

 

thinking in picture

Judul: Thinking In Pictures
Penulis: Temple Grandin Ph.D.
--------------------------------------------------------

Ini adalah buku Temple Grandin yang ke dua. Buku ini banyak menggambarkan bagaimana dia berpikir secara visual. Bagaimana seseorang belajar secara visual sambil berpikir dalam gambar. Banyak orang, bukan saja penyandang autis yang ternyata mempunyai kemampuan yang lebih secara visual daripada hearing.

Dalam bukunya ini Temple juga menggambarkan teorinya mengenai efek positif dari sebuah "pelukan".
Temple adalah seorang Pengajar di bidang autisme dan banyak memberi advise pada orang tua mengenai bagaimana cara mereka menghadapi anak autis. Salah satu yang paling tidak disukai oleh anak autis adalah "dipeluk". Temple pun mengakui dia pun paling tidak suka "to be hugged", tapi di lain pihak sebenarnya menurut teori Temple, "pelukan" dapat mengurangi rasa stress si anak dan membuat perasaan malah menjadi tenang.

Teorinya itu pula yang membuat Temple menciptakan sebuah mesin "Hug Machine" bagi hewan-hewan di peternakan.

 

 

labeled autistic

Judul: Labeled Autistic
Penulis: Temple Grandin Ph.D.
----------------------------------------

Buku ini adalah sebuah otobiography dari seorang penyandang autis yang sudah tidak asing lagi di kalangan komunitas autis sendiri yaitu Temple Grandin. Buku ini benar-benar menggambarkan bagaimana kehidupan seorang penyandang autis yang sangat unik, sampai dia berhasil menjadi seorang Scientist dan Engineer, serta menemukan suatu alat yang berguna dalam bidang peternakan. Temple juga menggambarkan bagaimana peran dari sang Ibu yang pantang menyerah dalam membantu Temple mengatasi keterbatasannya.

Kini Temple telah menjadi seorang yang mandiri dengan gelar PhD dan mengajar di Eropa dan USA.

Sebagai seorang penyandang autis yang sukses, Temple Grandin telah menjadi sosok yang menumbuhkan inspirasi bagi banyak komunitas autis di seluruh dunia. Temple telah berhasil menyajikan suatu pikiran pada penyandang autis dan tentu saja membuat orang awam pun dapat ikut menyelami.

Tidak dapat diragukan bahwa tulisan Temple dalam buku ini sangat informative dan dengan jelas menggambarkan keadaan mental dan kemampuan pemahaman dia sampai dia menjadi seorang yang berhasil. Tentu saja semua keberhasilan itu juga karena dukungan dan kasih sayang orang tuanya yang selalu membimbing dengan gigih.

 

 

oasis asperger

Judul: The OASIS Guide to Asperger Syndrome: Advice, Support, Insight, and Inspiration
Penulis: Patricia Romanowski Bashe and Barbara L. Kirby
-------------------------------------------------------------------

Penulis buku ini adalah 2 orang ibu yang sama-sama mempunyai anak Asperger.
Mereka menuangkan segala pengalaman mereka dan juga pengalaman banyak orang tua lain dengan tujuan agar orang tua lain dapat menarik pelajaran dan mempunyai guide-line dalam menangani anak mereka.

Mereka berdua juga mengelola website khusus Asperger yang terkenal yaitu OASIS (Online Asperger Syndrome Information and Support), yang mereka sediakan bagi orang tua yang membutuhkan informasi seputar Asperger.
Mereka selalu mencari informasi terbaru tentang Asperger dari berbagai sumber termasuk dari ahlinya Tony Attwood, Ph.D.

Buku ini memberikan petunjuk bagaimana mengetahui anak Asperger atau bukan (melalui DSM-IV-TR dan Kuisioner menurut Skala Australia), karena begitu banyak gejala yang mirip. Intervensi dan Terapi serta pengobatan apa saja yang tersedia, bagaimana menangani masalah pendidikan, dan memberi petunjuk bagaimana cara orang tua menghandle masalah emosi anak Asperger dalam masa pertumbuhan.

Dengan membaca buku ini akan diperoleh gambaran dengan jelas, bagaimana penyandang Asperger itu, bagaimana karakteristiknya secara detail.

Selain berguna dan sangat direkomendasikan bagi orang tua, buku ini juga sangat berguna bagi guru dan pendidik yang sehari-harinya menghandle anak Asperger.

NB:
Buku ini pada Maret 2005, telah direvisi (lebih dilengkapi) oleh penulisnya dan diberi judul
The OASIS Guide to Asperger Syndrome: Completely Revised and Updated : Advice, Support, Insight, and Inspiration

 

 

the mind tree

Judul: Menembus Keheningan, Imaji Kecerdasan Anak Autis
Penulis: Tito Rajarshi Mukhopadhyay

Judul asli: The Mind Tree: A Miraculous Child Breaks the Silence of Autism
--------------------------------------------------------------------

Penulis buku ini, Tito Rajarshi Mukhopadhyay seorang penyandang autis berat, telah berhasil "mematahkan" anggapan bahwa penyandang autis sulit berbicara, berpikir(kognitif), dan tidak bisa berpikir puitis. Tito bukan saja mampu menghadirkan karya dalam bentuk catatan-catatan lepas mirip esai, juga mampu membuat puisi yang sangat indah, di usianya yang masih sangat muda.

Semuanya itu tak lepas dari perjuangan Sang Ibu untuk membimbing dan menyembuhkan Tito. Dalam usahanya mencari Sekolah dan terapis yang cocok, tidak jarang menerima penolakan-penolakan. Namun sang Ibu tidak berpangku tangan menunggu, tapi terus berusaha mengajarkan Tito tentang banyak hal. Sampai akhirnya berhasil dan Tito mampu berkarya. Karena kemahirannya menulis dan berimajinasi, sesuatu yang sebenarnya jarang dimiliki penyandang autis, Tito banyak dikenal oleh beberapa Lembaga anak-anak autis di Eropa dan Amerika. Tahun 2003, Tito pun dibawa ibunya, Soma ke Los Angeles, California. Di sana, Tito didukung oleh Lembaga Riset Cure Autisme Now untuk memberikan banyak bimbingan kepada para penyandang autis. Berkat kasih sayang dan kesabaran ibunya juga, sejak usia tiga tahun, Tito mampu menunjukkan kemampuan kognitif yang baik melalui pengenalannya mengenai berbagai bilangan, huruf dan bentuk serta memasangkan ketiga hal tersebut dengan benar.

Sungguh mengharukan ketika dalam bukunya Tito menulis : ''Rasanya menyakitkan ketika orang-orang menghindari kami dan sekolah-sekolah menolak menerima kami. Aku menghadapi hal itu dan merasa bahwa setiap hari mungkin ada orang lain seperti aku yang menghadapi penolakan sosial seperti aku.... ."

Jika kebanyakan penyandang autis tidak mampu menghadirkan kata-kata yang lugas, pemikiran pun terbatas, Tito justru mampu menggunakan kata-kata panjang dalam kalimat-kalimat yang rumit dan mengekspresikan pemikiran filosofisnya mengenai kehidupan.

Buku ini sungguh menakjubkan. Serasa tidak percaya bahwa yang menulis buku ini adalah seorang penyandang autis yang masih berangkat remaja. Memang benar kalau ada sebutan anak autis adalah anak "spesial".....

 

 

maverick mind

Judul: Maverick - Kisah Seorang Ibu MENOLAK Diagnosis Autisme atas putranya
Penulis : Cheri L. Florance Ph.D dan Marin Gazzaniga

Judul asli: Maverick Mind : A Mother's Story of Solving the Mystery of her Unreachable,Unteachable,
Silent Son
---------------------------------------------------------------------------------------

Sang penulis adalah tokoh Ibu di buku ini bernama Cheri L. Florance, Ph.D.
Beliau adalah seorang ahli patologi, asisten profesor ilmu penyakit jiwa, dan Direktur Klinis The Brain Clinic di Ohio State University College of Medicine and Public Health. Dalam menyusun bukunya dia dibantu oleh Marrin Gazzaniga, penulis yang tinggal di New York dan telah berkontribusi terhadap berbagai macam majalah nasional.

Dalam bukunya Cheri ingin menceritakan bahwa tiada perjuangan yang tanpa hasil, walaupun pada mulanya dia disebut gila karena yakin dapat menyembuhkan anaknya. Whitney, anak ke tiganya didiagnosa autis oleh seorang Dokter dan dia menolak diagnosis itu. Cheri yang seorang dokter dan berpengalaman sebagai terapis bicara berusaha membuktikan bahwa dokter tersebut keliru. Cheri berusaha dan berjuang sendiri membesarkan dan mendidik Whitney untuk keluar dari dunia autisnya.

Kemudian cerita bergulir bukan pada penolakannya, tapi pada perjuangannya untuk memahami bagaimana "kerja otak" anak autistik. Dalam perjuangannya, dia menemukan satu syndrome yang dia sebut sebagai "maverick" yang kemudian lebih dikenal dengan "Florance Syndrome" dimana kerja otak visual seseorang sangat tinggi tapi tidak dapat diproses oleh otak auditorynya. Akibatnya si anak akan kesulitan mengekspresikan segala sesuatu yang dilihatnya. Hal tersebutlah yang dapat menyebabkan tantrumnya anak autis, yang lebih merupakan manifestasi rasa frustrasi.

Lalu Cheri mencoba untuk melatih agar kerja otak auditory Whitney dapat berfungsi dengan baik. Kedua kakak Whitney juga sangat membantu dalam proses kesembuhan. Mereka turut berjuang membantu adiknya agar dapat masuk ke perguruan tinggi sekaligus bersosialisasi.

Kini Whitney, 18 tahun (yang tadinya bisu dan tuli) telah tumbuh menjadi remaja yang sehat dan bahagia berkat perjuangan ibu dan kakaknya.

 

 

employment yvona

Judul: Employment for Individual with Asperger Syndrome or Non-verbal Learning Disability
Penulis: Yvona Fast and other
-------------------------------------------

Selama ini buku-buku mengenai autistik selalu menggambarkan tentang "perjuangan" baik perjuangan sang Ibu maupun penyandang autis nya sendiri. Mereka berjuang mengatasi segala kelemahan mereka, berusaha "keluar" dari dunia autisme. Dan beberapa dari buku tersebut selalu menggambarkan keberhasilan dalam bidang sekolah sampai jenjang perguruan tinggi. Tapi apa yang akan mereka lakukan setelah itu ?

Bukan suatu hal yang mustahil kalau setelah lulus dari perguruan tinggi, mereka bingung dan tidak bisa mencari pekerjaan. Kalaupun ada pekerjaan, mereka tidak mampu untuk melakukan tugasnya dengan baik.

Yvon Fast, penulis buku yang sehari-harinya mempunyai sebuah group (komunitas) Non-Verbal Learning Disability (NLD) and Asperger Syndrome (AS) yang telah dewasa, bersama beberapa penulis lain, menulis buku ini untuk membantu para NLD dan AS yang telah mampu mandiri dan bekerja. Bagaimana dia memberikan tips-tips praktis untuk mencari kerja, teknis agar lolos dalam interview, serta agar mampu melakukan pekerjaan dengan baik. Bagaimana sebaiknya bersikap terhadap atasan, bagaimana mengatasi bullying, bad attitude, komunikasi di tempat kerja dan masih banyak lagi.

Ada juga beberapa saran bagi Atasan apabila memperkerjakan orang NLD dan AS.
Buku ini apabila dibaca oleh orang normal (NT) akan merubah persepsi mereka terhadap orang NLD dan AS. Mereka akan mengerti dan memaklumi kenapa walaupun pintar dan cerdas, orang NLD dan AS akan sulit memulai suatu pekerjaan.

Buku ini mungkin belum cocok dan belum dapat diterapkan di Indonesia, mengingat peraturan untuk orang-orang berkebutuhan khusus dalam pekerjaan pun masih belum jelas.