Home   •   Informasi Buku 2

Informasi Buku 2

Judul: Insiden Anjing di Tengah Malam yang bikin penasaran
Penulis: Mark Haddon

Judul asli: The Curious Incident of the Dog in the Night-time
--------------------------------------------------------------------


Mark Haddon, yang biasa menulis tentang anak-anak, pekerjaannya banyak melibatkan dia dengan anak-anak autis. Mark mengajar creative writing untuk Arvon Foundation di Oxford University.

Mark menulis buku ini dari sisi pandang anak autis (asperger) berumur 15 tahun bernama Christopher Boone. Sebagai seorang individu autistik, dia masuk ke sekolah khusus dan hidup dengan ayahnya. Christopher mempunyai daya ingat yang sangat luar biasa. Dia mampu mengingat apapun yang telah dilihatnya. Pelajaran seperti matematika dan ilmu pengetahuan sangat dikuasainya tapi sama sekali tidak mengerti masalah manusia pada umumnya (kehidupan sosial).

Ketika dia menemukan anjing tetangganya terbaring tak bernyawa, dia memutuskan untuk menangkap si pembunuh dan berlaku sebagai detektif ala buku misteri Sherlock Holme. Kemudian pencariannya membawa dia malah kepada persoalan lain seperti kegagalan perkawinan orang tuanya.

Dengan menggunakan perkataan yang sederhana, Christopher berusaha menyampaikan apa yang ada dipikirannya, bagaimana perasaan dia, mencoba berkomunikasi dengan orang lain, mengatasi kegelisahannya. termasuk ketika terjadi perubahan drastis dalam kehidupannya, tergambarkan bagaimana cara orang di sekitar anak penyandang autis harus bersikap.

Sang penulis Mark luar biasa mampu menceritakan detail cerita dengan indah dan penuh humor.
Sebuah buku yang sangat menarik, lucu sekaligus mengharukan.

 

 

dunia-di-balik

Judul: Dunia di Balik Kaca
Penulis: Donna Williams
----------------------------------------

Buku ini ditulis oleh seorang peyandang autis dewasa asal Australia, Donna Williams (40 tahun). Mengisahkan perjuangannya menjadi seorang "manusia normal". Dalam menulis buku yang boleh dibilang
otobiografi ini, Donna tidak dibantu oleh siapapun-termasuk dalam hal teknik penulisan.

Donna sadar betapa dunianya begitu berbeda dengan dunia lain di sekitarnya. Ia ingat mimpi pertamanya, yang datang saat umurnya belum tiga tahun, adalah mimpi tentang perjalanan menembus warna putih dan semua benda. Ketika Donna kecil (terjadi pada awal 1960-an), autisme belum sepenuhnya dimengerti dunia medis. Dalam dunianya yang penuh warna, Donna menganggap orang normal adalah ancaman bahkan boleh dibilang musuh. Hanya kakek, nenek, ayah, dan bibinya, Linda, yang dianggapnya teman. Sering, bila ia pergi ke supermarket, diambilnya puluhan kamper, lalu disebarkannya di sekeliling kamarnya karena bau kamper mengingatkannya pada aroma tubuh neneknya.

Ia kerap menuliskan kata-kata yang menggambarkan bahwa dirinya terancam. Untuk mempertahankan diri, Donna cenderung merusak dan berperilaku di luar kebiasaan. Ia menyukai benda-benda yang berwarna aneka macam dan obyek yang berganti-ganti. Ia bisa tidur nyenyak jika memasukkan jarinya ke dalam lubang kain rajut buatan neneknya. Donna mulai merasakan dunia normal di luar dirinya ketika ia menjalani terapi gizi dan berhenti mengkonsumsi makanan yang mengandung fenol dan protein. Sejak saat itu, ia merasa dirinya bisa tenang dan mampu berbicara teratur.

Di bagian akhir buku ini, Donna menambahkan interpretasi pribadinya terhadap berbagai perilaku "aneh" yang dilakukannya dulu. Ia menerangkan menurut versinya sendiri apa artinya dan apa yang
dirasakannya saat merobek kertas, melukai dan mengotori diri sendiri, atau mengulangi omongan orang lain. Tetapi Donna mampu mengatasi semua itu, hingga kemudian mendirikan biro konsultasi autisme. Selain menjadi konsultan pada biro tersebut, saat ini Donna adalah seorang istri yang bahagia dengan kegiatan sehari-harinya antara lain melukis, membuat patung, dan menggubah lagu.

 

 

 

starving brain

Judul: Anak-anak dengan Otak yang "Lapar"
Penulis: Jaquelyn McCandless, MD

Judul asli: Children with Starving Brains
------------------------------------------------------

Buku ini ditulis oleh seorang dokter di Amerika Serikat Jaquelyn McCandless, yang menekuni autisme karena cucunya didiagnosis menderita penyakit itu. Jaquelyn menekankan bahwa autisme dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Misalnya faktor genetis, malnutrisi ketika bayi, keracunan logam berat, atau pemberian vaksin dengan virus hidup pada masa balita.

Dalam bab "Diagnosa dan Perawatan," ia menyajikan dengan detail berbagai cara pengobatan yang telah dilakukan di Amerika. Di antaranya detoksifikasi logam berat (misalnya merkuri) dan pembersihan
saluran cerna.

Beberapa bagian dari buku ini berisi saran kepada orang tua untuk bersikap benar menghadapi anak autis dan jenis-jenis pertolongan ringan yang bisa dikerjakan sendiri. Mengetahui kecukupan gizi
keluarga dan anak-anak, menurut buku ini, adalah langkah pertama mencegah dan mengobati autisme. Kesehatan lingkungan seperti tingkat pecemaran logam berat juga menjadi faktor penting munculnya autisme.

Buku ini dibagi dalam tiga bagian dan terdiri atas sepuluh bab yang penyajiannya diurutkan dari pengenalan autisme hingga kisah beberapa anak autis. Pemaparan dalam buku ini bersifat ilmiah, lengkap dengan beberapa istilah kedokteran.

 

 

untaian duka

 

Judul : Untaian Duka Taburan Mutiara
Penulis : Dra. Dyah Puspita Psi
Penerbit: Qanita Misan, Bandung
-------------------------------

Isi buku ini penuh dengan perjuangan yang tak berujung.
Siapa penulisnya? Ibu Dyah Puspita. Bagi teman yang belum mengenalnya, perlu sedikit penjelasan mengenai sosok beliau. Beliau adalah seorang Sarjana Psikologi, mempunyai anak berusia 14 tahun yang belum berbicara. Ibu Ita, demikian panggilannya, adalah orang tua tunggal. Tinggal bersama dengan ibu kandungnya yang mengalami gangguan mata, hampir buta. Jadi pernah dalam suatu seminar Ibu Ita bercerita, "Saya tinggal bersama 3 orang. Yang pertama, anak saya, bisa membaca, bisa menulis, belum bisa bicara. Yang kedua, ibu saya, bisa membaca, bisa menulis, bisa bicara, tapi hampir tidak melihat. Yang ketiga, pembantu saya, bisa bicara, bisa melihat tapi tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis. So..lengkaplah orang-orang special di sekeliling saya".

Mungkin baru ada sedikit buku-buku mengenai perjuangan orang tua yang membesarkan anak berkebutuhan khusus yang ditulis oleh orang Indonesia. Selama ini banyak buku-buku yang penulisnya adalah orang asing, sehingga ada perbedaan kultur dan latar belakang sosial.

Buku ini diawali dengan nilai-nilai terpenting yang ditanamkan oleh orang tuanya. Anak adalah titipan Tuhan yang luar biasa berharga; hidup ini untuk berbagi dan memberi; hidup adalah lakon yang harus
dijalani dengan lapang dada; Tuhan hanya membantu mereka yang berusaha.

Buku ini benar-benar menceritakan perjuangan seorang ibu (seorang diri) yang semula tidak mengerti tentang autisme menjadi seorang yang bukan saja mengerti tapi akhirnya mendalami dan menyelami masalah autisme. Sadar atau tidak, suka atau tidak, saat ini Tuhan telah berkarya lewat Ibu Ita (begitu panggilan akrab beliau). Kiprahnya di dunia autis telah banyak membuat orang memiliki wawasan baru, pencerahan baru dan motivasi yang baru. Tuhan membuat Ibu Ita mengerti arti kehadirannya di tengah dunia autisme ini melalui seminar, sekolah dan bahkan melalui buku ini.

Buku ini terdiri dari lima belas bab yang masing-masing babnya disisipkan kolom "Seandainya anda tahu ." dan "Andai aku tahu ...". Point-point penting yang terdapat pada kolom tersebut kelihatannya
sengaja dibuat penulis agar bisa dijadikan semacam petunjuk bagi orang tua, berdasarkan pengalaman penulis.

------------------------
Dikutip dari: Bulletin LRD

 

 

meniti pelangi

Judul: Meniti Pelangi
Penulis: Sarasvati
---------------------------

Suatu hal yang sulit dilakukan adalah meniti pelangi. Seperti judul buku ini. Inilah pengalaman seorang ibu yang membesarkan anaknya. Penuh dengan liku-liku dan bukit terjal, lembah kelam. Sulit untuk
mendapatkan kemenangan. Usahanya beragam. Dari medis, alternative, paranormal bahkan hal-hal yang berbau mistik sudah dilakukannya.

Sampailah ibu dan anaknya pergi ke benua kangguru mencari sekolah yang bisa memberikan "sesuatu" bagi putera tercintanya. Keterpisahan dengan suami dan keluarganya sangat membuatnya dewasa. Ditempa dengan pengalaman tanpa pembantu, tanpa sanak saudara yang membantu. Boleh dibilang, benar-benar membuat jatuh bangun . Tapi inilah buku yang berisi perjuangan, air mata, kasih dan pengobanan yang luar biasa dari seorang ibu. Kelak, bila anaknya dewasa dan sudah mengerti, ia bangga mempunyai ibu seperti dia.

---------------------
Dikutip dari: Bulletin LRD

 

 

Judul: "Bagaimana Berbicara Dengan Bayi Anda - Panduan Memaksimalkan Kecakapan Belajar dan Bahasa Anak Anda"
Penulis: Doroty P. Dougherty

Judul asli : "How to Talk to your baby : A guide to maximizing your child's language and learning skills"
----------------------------------------------

Penulis buku ini adalah seorang ibu rumah tangga dengan 3 anak laki-laki, dengan latar belakang pendidikan Master Ilmu Patologi Komunikasi dan Bahasa dari College of New Jersey tahun 1980. Beliau juga salah satu pendiri dari klinik terapy "Atlantic Behaviour Care" ini, bersama suaminya Kevin R. Dougherty yang seorang psikolog, juga aktif bekerja sebagai pathologist.

Buku ini ringan, tipis dan ukuran buku tulis, mudah dibawa-bawa dan dibaca sambil melakukan aktifitas "menunggu" yang membosankan. Terdiri dari sepuluh Bab dengan komposisi yang mengulas definisi secara konsisten akan kata "Bahasa" dan "Komunikasi" serta "Gangguan Bahasa".
Selanjutnya penulis berusaha memberikan bekal pemahaman akan proses "Belajar" (penguasaan pengucapan konsonan secara aktif).

Beberapa ide alternatif untuk merekayasa lingkungan juga disajikan, serta diberikan juga guidence serta contoh kongkrit pada seorang ibu untuk berperan serta agar proses rekayasa ini efektif (lagu2 sajak/ buku cerita dengan lyric/ rhyme/ kata2 tertentu - pengulangan dan latihan produksi konsonan), dan tujuan rekayasa tercapai. Teknik berbicara dan Metode pembelajaran juga disajikan dengan contoh-contoh aktifitas rutin di berbagai tempat umum seperti Supermarket, Taman bermain, di Mobil (selama perjalanan jauh), juga di sekitar rumah.

Sesuai dengan judulnya, buku ini memberi panduan untuk merangsang kemampuan berbahasa anak, dengan penekanan pada pemahaman serta penggunaan yang sesuai dengan waktu, situasi dan tempat. Latihan dilakukan terus menerus dan diterapkan pada aktifitas rutin seorang ibu rumah tangga. Berbekal pengalamannya sebagai pathologist dan ibu dari 3 orang anak laki-laki, penulis telah mengaplikasikan metode ini, dengan keterbatasan waktu yang dimilikinya sebagai seorang pekerja.

Melihat latar belakang pendidikan dan posisinya sebagai professional serta seorang ibu, buku ini rasanya ideal dijadikan panduan oleh ibu yang sibuk dengan rutinitas harian rumah tangga maupun ibu pekerja. Tidak terdengar sangat teoritis, justru sangat aplikatif tanpa kehilangan unsur logis dan ilmiahnya.

Mengingat buku ini mengulas "berbicara" dan "berbahasa" dan ditulis oleh orang asing (USA), contoh-contoh kata-kata pelatihan langsung diambil dari bahasa inggris. Tapi pendekatan ini sendiri adalah ide, pencerahan dan angin segar bagi "rekayasa" lingkungan dan bahasa yang mesti kita kembangkan, dan tentu saja diadaptasi dengan bahasa Indonesia.

--------------------------
Kiriman: Lukie Damayanti, Rekan Milis di Pekanbaru

 

 

 

Judul: Asperger's Syndrome, A Guide for Parents and Professionals
Penulis: Tony Attwood
--------------------------------

Tony Attwood adalah seorang praktisi (Clinical Psychologist) dengan spesialisasi di bidang Asperger Syndrome. Selama 25 tahun Tony telah menangani ratusan penyandang Asperger dari berbagai usia, kemampuan, dan latar belakang.

Buku ini sangat bagus dan bermanfaat bagi para Orang tua dan Guru yang sedang menangani anak Asperger ataupun High Functioning Autism, maupun bagi si penyandangnya sendiri (yang telah dewasa). Dalam buku ini dijelaskan perbedaan antara Asperger dan High Functioning. 

Banyak orang tua yang semula ragu-ragu terhadap diagnosa anaknya menjadi lebih jelas setelah membaca buku ini. Daftar Pertanyaan menurut Skala Australia yang kami sudah terjemahkan di website puterakembara, benar-benar dapat membantu orang tua yang sedang kebingungan.

Terdiri dari delapan bab yang sarat dengan guideline (panduan), ada juga Brief Summary pada tiap bab juga Appendix I-III menjadikan buku ini benar-benar dapat direkomendasikan sebagai salah satu buku panduan yang TERBAIK untuk masalah Asperger/High Functioning Autism.

NB: Menurut informasi buku ini telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, dengan judul Sindrom Asperger ( Penterjemah: Santi Indra Astuti).

 

Judul: Asperger's....What Does It Mean To Me ?
Penulis: Catherine Faherty
-----------------------------------

Buku ini ditulis oleh Seorang Professional Therapist, Catherine Faherty berdasarkan pengalaman sehari-hari dalam menangani anak High Functioning dan Asperger. Idenya adalah memberikan panduan bagi orang tua dan guru dalam menangani anak yang sedang meningkat remaja di sekolah maupun di rumah. 

Buku yang terdiri dari 12 chapters dan dilengkapi dengan Workbook ini benar-benar dapat membantu anak High Functioning/Asperger. Mereka benar-benar dipandu untuk dapat "mengenali" dan "mengerti" diri sendiri.

Pada kolom/halaman Workbook, orang tua/guru diharapkan memberikan bimbingan kepada si anak/remaja dalam menjawab pertanyaan yang banyak menyangkut perihal diri sendiri. Orang tua/guru hendaknya membaca workbook tersebut bersama-sama, untuk kemudian membimbing si anak/remaja dalam mencari jawabannya. 

Tahap pertama (Chapter I) adalah mencoba melihat gambaran kehidupan dari "kaca mata" si anak/remaja. Si anak/remaja diajak untuk mengerti apa itu Asperger/High Functioning ? Lalu apa perbedaannya dengan anak kebanyakan ? Kenapa saya menjadi autis ? Apa itu suatu penyakit ? Apa penyebabnya ? 

Dalam menjawab pertanyaan ini orang tua dan guru harus membantu menerangkan pada si anak/remaja.
Selanjutnya mengenai cara berpikir, apa kira-kira minat/bakatnya, bagaimana mengembangkannya, dan masih banyak lagi.

 

 

Judul: Freaks, Geeks and Asperger Syndrome: A User Guide to Adolescence 
Penulis: Luke Jackson
-------------------------------------

Buku ini ditulis oleh seorang remaja Autis/Asperger, Luke Jackson. Buku ini bukan buku panduan untuk mengatasi keadaan yang tidak dimengerti, tapi lebih merupakan suatu panduan untuk bagaimana menyikapi keadaan yang tidak dimengerti itu dengan baik. Benar-benar tulisan yang luar biasa, karena Luke bisa melukiskan dengan gamblang bagaimana sulitnya hidup sebagai remaja autis. Luke benar-benar berbakat menjadi seorang penulis yang handal dengan keunikan persepsi dia menjadikan suatu hal yang biasa, menjadi hal yang sangat menarik.

Sebagai seorang penyandang autis, dia juga punya pandangan yang luar biasa. Dia juga menjelaskan bahwa ada banyak keuntungan kalau penyandang autis tidak menutupi keautisannya. Keterbukaan bahkan kebanggaan menjadi penyandang autis adalah sesuatu yang penting.

Selebihnya buku ini juga menyinggung tentang sekolah, masalah sensori, bullying, dan masalah lain yang biasa dialami oleh remaja autis/asperger.

 

Judul: Solving The Relationship Puzzle
Penulis: Steven E. Gutstein, Ph.D.
--------------------------------------

Buku ini membahas tuntas masalah sosialisasi pada individu Autis dan Asperger. Penulis buku ini, Steven E. Gutstein adalah seorang Psikolog spesialis autis. Dalam membuat buku ini Steven berusaha menemukan kenapa anak- anak autis sangat lemah dalam kemampuan sosialisasi.

Bagaimana kemudian dia berhasil menemukan suatu penemuan/inovasi program yang dapat diterapkan bagi penyandang autis baik yang severe maupun yang mild. Penemuannya itu terkenal dengan Terapi RDI (Relational Development Intervention). 

Dalam bukunya ini, Steven menjelaskan bagaimana caranya dapat "menggiring" anak autis ke dalam proses sosialisasi. Bagaimana cara berbagi emosi dan perasaan dengan keluarga, teman, dan orang-
orang di sekitarnya. Dengan permainan anak-anak biasa yang sederhana, umum dan masuk akal.

Terdiri dari sebelas bab dengan Appendix I - III, buku ini bukan saja dapat dijadikan pedoman oleh orang tua, tapi juga oleh guru, terapis, dan semua orang yang berhubungan/dekat kehidupannya dengan penyandang autis.

 

 

Judul: Langkah Awal Menanggulangi Autisme dengan memperbaiki Metabolisme tubuh
Penulis : Dr Melly Budhiman SpKJ, Paul Shattock Ph.D., Endang Ariani
----------------------------------------------------------------------------------

Buku ini membahas bagaimana tindakan awal yang harus dilakukan oleh orang tua apabila anaknya didiagnosa autis.
Ditulis oleh dokter yang sudah tidak asing lagi di bidang autis, yaitu Dr. Melly dan juga pakar yang sudah diakui reputasinya di bidang biomedik yaitu Paul Shattock Ph.D.

Masalah autis adalah masalah yang sangat kompleks. Penelitian tentang berbagai penyebabnya juga telah dan masih terus dilakukan di negara maju, oleh karena itu pengetahuan tentang autis pun terus berkembang. Berbagai terapi pun telah diciptakan untuk menanggulangi masalah autis. Oleh karena begitu banyaknya metode terapi yang ditawarkan, maka banyak orang tua yang memilih terapi bagi anaknya dengan cara coba-coba dengan hanya mendengar dari pengalaman orang tua lain. Padahal, walaupun sama-sama autis, kondisi tiap anak berbeda, sehingga penanganannya pun bisa berbeda.

Pada saat buku ini diterbitkan, terapi Biomedical Intervension belum lama ditemukan, dan merupakan hasil riset yang panjang dari beberapa ahli. Bermula dari penemuan bahwa dalam darah anak terdapat banyak kandungan logam berat yang dapat diketahui dari hasil tes darah dan rambut di laboratorium USA. Selain itu kebanyakan dari anak autis juga mengalami gangguan metabolisme yang harus diperbaiki dengan berbagai obat, vitamin atau suplemen, maupun dengan cara diet makanan yang mengandung gluten dan casein.

Buku ini juga dilengkapi dengan kesaksian para orang tua yang telah berhasil menjadikan metode ini sebagai pedoman penanganan putra mereka.